Minggu, 22 April 2018 20:48 WITA

Imam Masjid New York Apresiasi Film Melawan Takdir

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Imam Masjid New York Apresiasi Film Melawan Takdir
Masjid Islamic Center di New York, Iman Syamsi Ali (kiri).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Komentar positif terus berdatangan dari kalangan penonton film "Melawan Takdir". Hal itu diketahui, usai Manajemen Film Melawan Takdir menggelar acara Nobar, di Studio 21 Mall Panakukang, Minggu (22/4/2018).

Pujian itu juga datang dari Imam Masjid Islamic Center di New York, Iman Syamsi Ali yang menyempatkan diri untuk menonton film yang diangkat dari kisah nyata tersebut.

Menurutnya, film berdurasi 90 menit itu sangat layak untuk dijadikan tontonan bagi semua kalangan, baik ditonton untuk keluarga maupun generasi milenial.

"Ceritanya sangat menyentuh, mirip-mirip dengan kisah saya. Film ini tentunya layak ditonton karena sangat memotivasi. Memang kita harus percaya takdir, masing-masing sudah ditentukan, tapi setiap takdir itu melalui proses, dan disitulah kita harus melakukan yang terbaik," kata Iman Syamsi.

Sementara itu, Prof Hamdan Juhannis yang merupakan sosok yang kisah diangkat dalam film Melawan Takdir ini mengaku senang melihat penonton. Ia pun mengapresiasi manajemen film, karena telah memberikan tontonan yang pesan moralnya bisa sampai ke masyarakat.

"Tidak mudah mengangkat kisah hidup yang perjalanannya cukup panjang ke dalam sebuah film. Semoga kedepan sineas lainnya juga bisa memproduksi sebuah film yang tidak hanya menghibur, tapi juga mendidik," kata guru besar UIN Alauddin Makassar ini.

Menurutnya, film ini mampu memberikan motivasi kepada setiap kalangan, khususnya bagi pelajar yang memiliki keterbatasan ekonomi. "Jangan takut bermimpi. Gantunglah impianmu setinggi imajinasimu tentang ketinggian," katanya.

Ramli Usman Produser Eksekutif Film Melawan Takdir berharap, agar Film Melawan Takdir ini bisa menjadi mahakarya sineas Makassar untuk kemajuan film Indonesia.

"Tentunya kami berharap dukungan semua pihak termasuk Bapak Presiden Jokowi dan Bapak Menteri Pendidikan dan msyarakat untuk mendukung film melawan takdir sebagai film ispirasi dan menjadi film pendidikan dan menjadi bagian dari mahakarya untuk memperingati hari pendidikan Nasional 2 Mei 2018," tukasnya.