Minggu, 18 Maret 2018 20:58 WITA

Film 'Kenapa Harus Bule?' Bakal Tayang di Bioskop 22 Maret

Penulis: Nur Izzati
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Film 'Kenapa Harus Bule?' Bakal Tayang di Bioskop 22 Maret
Produser Film Kenapa Harus Bule?, Nia Dinata.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Layanan Video OTT (Over The Top) Viu, meluncurkan Viu Original Film pertama di Indonesia, dengan judul "Kenapa Harus Bule ?". Film ini direncanakan tayang di bioskop Indonesia pada 22 Maret mendatang.

Head of Marketibg and Ad Sales Viu Indonesia, Myra Suraryo menjelaskan, pihaknya melakukan kolaborasi dengan sutradara dan tim kreatif lokal. Disamping itu, Viu juga memberikan sebuah medium atau platform kreatif bagi para sineas Indonesia untuk mengoptinalkan kreativitas dan menjangkau semua orang.

"Kita terus menghadirkan berbagai format konten terbaik untuk dijadikan produksi original Indonesia, baik serial maupun film. Kami sangat bersemangat dengan film ini (Kenapa Harus Bule?). Dan kami percaya pesan yang terdapat di film ini dapat terkoneksi dengan pecinta film Indonesia, khususnya Viuers," ujar Myra, di Rumahta Artspace, Minggu (18/3/2018).

Ia memaparkan, film yang 90 persen lokasi syutingnya di Bali ini merupakan kolaborasi antara Viu dengan Kalyana Shira Films dan Good Ship Productions. Film ini juga disutradarai oleh Andri Cung dan diproduseri oleh Nia Dinata.

Film 'Kenapa Harus Bule?' Bakal Tayang di Bioskop 22 Maret(Head of Marketing and Ad Sales Viu Indonesia, Myra Suraryi)

loading...

Menurutnya, cerita dalam film ini tereksekusi dengan baik, penuh dengan dialog lucu dan cerdas yang tidak hanya menghibur tapi juga memberikan inspirasi pada penonton, untuk merefleksi diri dengan cara yang berbeda-beda.

"Cerita unik tentang bagaimana perempuan modern Indonesia saat ini dapat menentukan sendiri masa depan mereka, termasuk memilih pasangan hidup," jelasnya.

Sementara itu, Nia Dinata selaku produser menuturkan, melalui film 'Kenapa Harus Bule' ini, ia ingin menginspirasi penonton tentang kekuatan seorang wanita yang dimulai dengan menghargai diri sendiri. Tidak hanya untuk perempuan, namun juga untuk laki-laki.

Ia menceritakan, sosok karakter utama Pipin sangat terobsesi untuk mendapatkan jodoh pria bule. "Karakter Pipin sebagai peran utama, saya buat semirip mungkin dengan sahabat dalam kehidupan nyata saya. Jadi, saya dapat menangkap detail kecil yang menghubungkan emosi penonton dengan karakter Pipin," ungkap Nia.
 

Tags
Loading...
Loading...