Minggu, 18 Maret 2018 17:14 WITA

Dukung Program Pemerintah, Maros Runners Berlari Sambil Pungut Sampah

Editor: Adil Patawai Anar
Dukung Program Pemerintah, Maros Runners Berlari Sambil Pungut Sampah
Ketua dprd Maros menenteng kantong sampah sambil berlari Minggu (18/3/2018).

RAKYATKU.COM, MAROS - Komunitas lari di Maros, Maros Runners punya cara sendiri dalam mendukung program dan upaya pemerintah kabupaten untuk mewujudkan Maros bersih dari sampah. Komunitas ini melakukan kegiatan berlari sambil memungut sampah atau plogging run. 

Start dari kawasan car free day Maros, komunitas Maros Runners bersama komunitas lain yakni Battala’ Runners dan Maros Sport Club 24 berlari sambil membawa kantong sampah dan memunguti sampah yang mereka lewati. Panjang rute yang dilalui mencapai 5 kilometer dengan menyusuri area Kota Maros. 

Dewan Pembina Maros Runners AS Chaidir Syam yang juga pencetus ide plogging run ini mengatakan, berlari sambil memungut sampah merupakan salah satu dukungan komunitas dalam rangka menjadikan Maros bersih dan bebas sampah.

“Apalagi pekan depan akan ada penilaian tahap kedua Adipura, dan kami ingin komunitas di Maros punya andil dalam mewujudkan Maros sebagai kabupaten yang bersih,” ujar Chaidir yang juga ketua DPRD Maros ini. 

Chaidir juga tak sungkan untuk membawa kantong sampah dan menyusuri jalan sambil memunguti sampah yang dilaluinya.

“Ini juga bentuk edukasi ke warga dan berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Maros Runners Alfi Syahria menuturkan, plogging run merupakan tren baru dalam berolahraga lari. Plogging run adalah olahraga berlari sambil memungut sampah di jalur yang dilalui pelari.

“Ini merupakan tren baru di Swedia. Plogging run memadukan kombinasi olahraga lari dan squat atau jongkok karena memunguti sampah dirute yang dilalui. Tentu ini sangat baik untuk kesehatan karena ada dua teknik olahraga yang digunakan yakni berlari dan squat yang secara tidak langsung melatih kekuatan otot paha, hasilnya bukan cuma warganya yang sehat tapi kotanya juga bersih dari sampah,” beber Alfi.

Alfi berharap plogging run bisa menjadi tren baru dikalangan pecinta olahraga lari karena olahraga ini tidak hanya menyehatkan pelari tapi juga lingkungannya.