Rabu, 14 Maret 2018 14:58 WITA

The Theory of Everything, Menonton Kisah Pilu Percintaan Stephen Hawking

Editor: Andi Chaerul Fadli
The Theory of Everything, Menonton Kisah Pilu Percintaan Stephen Hawking

RAKYATKU.COM - The Theory of Everything tercatat sebagai film terbaik pada tahun 2014. Film ini menggambarkan kisah pilu percintaan Stephen Hawking.

Sejatinya, film ini didasarkan dari buku yang ditulis Jane Wilde Hawking, mantan istri sang fisikawan. Buku itu berjudul Travelling to Infinity: My Life with Stephen.

The Theory of Everything mengungkap sebagian kisah dari Hawking. Film ini dibintangi Eddie Redmayne dan Felicity Jones.

Ceritanya menggambarkan saat Hawking yang diperankan Eddie Redmayne pertama kali bertemu dengan Jane Wilde yang diperankan Felicity Jones.

Wilde saat itu berstatus sebagai mahasiswi sastra di Universitas Cambridge. Singkatnya, keduanya jatuh cinta dan berpacaran.

Saat itu, Hawking tengah sibuk-sibuknya mengerjakan tesis. Di saat yang sama, dia juga dilanda penyakit ALS atau Amyotrophic lateral sclerosis. Penyakit ini membuat penurunan fungsi (degeneratif) pada sel saraf motorik yang berkembang dengan cepat dan disebabkan oleh kerusakan sel saraf.

Akibatnya, Hawking tak bisa berjalan, berbicara, menelan, dan menggerakkan otot-ototnya. Bahkan oleh dokter yang merawatnya saat itu memprediksi bahwa hidupnya tak lebih dari dua tahun.

Namun Jane tetap setia menemani Hawkin. Hingga keduanya menikah dan dikarunia dua anak. Meski berat, Jane berusaha mempertahankan rumah tangganya.

Jane kemudian berkenalan dengan Jonathan yang diperankan Charlie Cox dalam film itu. Jonathan lalu dengan cepat bisa akrab dengan seluruh anggota keluarganya, termasuk Stephen. 
Perasaan antara Jane dan Jonathan kemudian tumbuh. Namun keduanya sadar tak bisa bersatu. Di sisi lain, Stephen juga tahu kalau Jane sangat membutuhkan Jonathan.

Tak cuma Wilde, Hawking juga jatuh cinta pada perawat yang mengurusi dirinya, Elaine Mason yang diperankan Maxine Peake. 

Lantaran itu, keduanya pun bercerai. Hawking kemudian memilih menikahi Elaine. Sementara Wilde memutuskan menikah lagi dengan Jonathan.

Meski banyak kontoversi terkait film ini, juri Oscar pada tahun 2015 memberikan penghargaan terbaik bagi Redmayne. Dia dinilai sukses memerankan Hawking.