Rabu, 14 Maret 2018 09:37 WITA

Pakai Cadar ke Bandara, Kartika Putri Dapat Perlakuan Tak Menyenangkan

Editor: Aswad Syam
Pakai Cadar ke Bandara, Kartika Putri Dapat Perlakuan Tak Menyenangkan
Kartika Putri memakai cadar

RAKYATKU.COM - Aktris sekaligus presenter cantik Kartika Putri, beberapa waktu lalu memang telah memutuskan untuk berhijrah dengan memakai pakaian yang lebih tertutup.

Kartika pun semakin terlihat cantik dalam balutan busana muslim kasual yang selalu dipakainya. Namun, baru-baru ini, wanita 27 tahun itu membagikan sebuah pengalaman pahit.

Dilansir dari hageuy, kisah itu sendiri bermula ketika dirinya mendapat sebuah endorse untuk mempromosikan niqab atau cadar. Selesai foto endorse, Kartika pun harus segera pergi ke bandara dan ia tak sempat ganti baju.

Alhasil Kartika Putri pun tetap memakai niqab (cadar) sampai ke bandara. Apalagi dirinya ke bandara dengan naik taksi online.

Kartika pun mengaku jika menggunakan niqab ia merasa lebih nyaman. Tapi di balik kenyamanannya itu, justru ia mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan.

Kartika pun merasa terintimidasi saat di bandara, ketika menggunakan niqab atau cadar. Koper dan tas miliknya pun diperiksa secara keseluruhan, padahal orang-orang di sekitarnya tidak mendapat perlakuan yang sama.

Tentunya Kartika pun merasa sedih, karena dirinya merasa terintimidasi ketika menggunakan cadar di tempat umum.

"Assalamuallaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Pengalaman aku hari ini sangat berharga untuk aku dan mungkin kita semua.. Jadi hari ini aku dapat kiriman endorse yaitu berupa syari dan niqab.. setelah foto aku buru karena pagi ini aku harus ke bandara dan pakai taxi online (karena tidak ada yang bisa antar) jadi aku pake deh niqabnya biar nyaman dan aman aja..

sampai di bandara aku tetap pake karena nyaman aja tapi sedih dan miris sekali, karena sampai di bandara saya masuk di security check (Lolos karena tidak ada bunyi) tapi koper saya diperiksa secara random ( FYI: saya selalu bawa koper kecil yang kosong untuk bawa buku saja) lalu saya bertanya kenapa random cuma saya padahal koper saya kosong.. saya bilang apa karena saya pakai cadar (masih tenang) dan mereka cuma bilang random aja..

dan saya buka tetapi pandangan mereka sangat tidak “nice”???? dan tidak sampai di situ.. di pemeriksaan kedua terjadi hal yang sama bahkan didiperiksa tubuhnya (oleh petugas wanita memang) padahal saya lolos sensor lagi dan lagi koper dan mereka meminta boarding pass padahal sudah diperiksa satu kali di depan..ya Allah mengapa aku merasa di “intimidasi” dengan niqab ini..

apa salahnya jika muslimah menggunakan niqab.. demi Allah, memang lebih nyaman (tidak menjadi pusat perhatian laki laki) dan merasa aman.. tapi kenapa di sini yang notabennya kebanyakan orang muslim tapi tidak bisa berlaku adil dan menerima dengan baik kepada muslimah yang menggunakan niqab..

Saya jadi makin tertantang untuk menggunakan niqab di tempat umum lainnya untuk lebih tahu bagaimana reaksi sekeliling.. hmm Ingat ya kami muslimah yang menggunakan niqab, juga mempunyai hati dan perasaan jadi perlakukanlah sebagaimana mestinya. Tanpa diintimidasi.. Masih syock dan sedih"

Melihat curhatan sedih Kartika Putri mengenai pengalamannya, banyak netizen yang juga mengaku sedih atas apa yang menimpanya.

mfachryry, "Mayoritas rasa minoritas, tenang mbak bentar lagi ganti pemimpin"

veve_lexus, "Karena memang kebanyakan mereka yang jadi teroris memakai niqab.. karena itulah akhirnya saat orang lainnya memakai niqab, maka akan terjadi kewaspadaan yang berlebih.."

muhamadrizky0628, "Sabar ya mba e karena Allah bersama orang-orang yang sabar"
 
widha_ayu, "Baca captionnya tangan dan bibirku ikut bergetar..ujian orang untuk mau berhijrah."