Rabu, 14 Maret 2018 08:41 WITA

Decy Ramona Kenalkan Kain Motif Khas Toraja di Ajang Fashion Internasional

Penulis: Nur Izzati
Editor: Aswad Syam
Decy Ramona Kenalkan Kain Motif Khas Toraja di Ajang Fashion Internasional
Decy Ramona mengenakan kain motif Toraja yang menjadi karyanya

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Keindahan alam yang terdapat di Sulawesi Selatan, rupanya membuat desainer Decy Ramona jatuh cinta. Wanita asal Makassar ini, kemudian menuangkan rasa cintanya dalam desain baju dengan ragam motif khas Sulsel.

Provinsi Sulsel patut berbangga memiliki Decy Ramona. Karena, karya-karya yang dihasilkan dari tangan dinginnya, seringkali tampil dalam ajang fashion hingga ke tingkat internasional.

Dalam waktu dekat ini, Decy kembali akan menghadirkan motif terbarunya yaitu Pa’Lumu Toraja di Arab Fashion Week (AFW 2018), yang akan diadakan di Dubai dan PFW 2018 di Paris.
 
Menggambar memang menjadi hobi Decy sejak usia remaja. Dimulai dari gambar di atas kertas, kanvas, gelas acrylic dan akhirnya ke kain.

Meski begitu, kesuksesan Decy ini bukan dengan mudah ia raih. Banyak proses yang dilewati. Malah, ia sempat malang melintang dalam dunia perfilman. Salah satu film yang pernah ia bintangi yakni, Halfword yang diproduksi HBO Asia.

Namun, karena berbagai kesibukan, akhirnya Decy memilih untuk fokus menjadi seorang desainer. 

Untuk menciptakan ciri khasnya, ia pun mengangkat ragam motif khas Sulsel, seperti motif Toraja Tongkonan, Pa’Tedong Barreallo, Manu’ Pak londong, Bugis Lontara, Bugis Ballarate, Maros Bantimurung, dan masih banyak lagi. Berbagai motif ini dinilai berkelas dan cocok untuk semua usia. 

"Di Sulawesi Selatan, masih sedikit yang menyentuh kain proses tenun. Selain itu, daya jual kain lumayan tinggi, sehingga hanya bagi masyarakat tertentu saja yang dapat menjangkaunya. Untuk itu, kami mencoba memberikan sentuhan yang lebih menarik dengan harga yang reasonable," tutur wanita kelahiran tahun 1968 ini.

Beberapa event dan show yang sudah pernah diikuti di antaranya, IFW 2016 dan 2017. Heritage of Indonesia di Amsterdam 2015 dan 2016, Fashion world Tokyo 2016, Beauty of Celebes di Makassar, Bajafash di Batam 2017 dan 2018, Indonesia Couture di Milan 2017 dan New York Fashion Week Manhattan 2017. Juga beberapa event lainnya.

Aktifnya Decy dalam dunia fashion membuktikan, keberdayaan wanita di bidang ekonomi menjadi salah satu indikator meningkatnya kesejahteraan.

Berita Terkait