Sabtu, 10 Maret 2018 20:01 WITA

Filmnya Dibajak, Sutradara Dilan 1990 Curhat di Makassar

Penulis: Nur Izzati
Editor: Andi Chaerul Fadli
Filmnya Dibajak, Sutradara Dilan 1990 Curhat di Makassar
Sutradara Dilan 1990, Fajar Bustomi. (Nurizzati/Rakyatku.com)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sutradara film Dilan 1990, Fajar Bustomi begitu menyayangkan terjadinya pembajakan terhadap karyanya di beberapa daerah. Saat ditemui di Makassar, Fajar mencurahkan isi hatinya.

Menurut dia, tidak sepantasnya oknum tersebut mencoreng karya anak bangsa.

"Kita susah-susah buat film, eh mereka dengan gampangnya mengambil karya orang lain. Tentu di sini banyak pihak yang dirugikan, istilah kasarnya mereka ini punya 'mental pencuri'. Tentu sudah kita laporkan ke pihak yang berwajib," kata Fajar pada Nobar Dilan 1990 di CGV, Daya Grand Square, Sabtu (10/3/2018).

Dia menegaskan, kasus pembajakan film di Indonesia harus diberantas. "Pemerintah harus turun tangan, pegawai di bioskop juga harus ketat mengawasi oknum yang melakukan perekaman," ujarnya.

Kunjungannya di Makassar kali ini, kata dia, sebagai rasa hormat dan apresiasi bagi masyarakat Makassar yang responsnya terhadap film Dilan dinilai cukup baik.

"Waktu hari pertama tayang, sengaja saya libur dari rutinitas untuk pantau sosmed, dan ternyata heboh. Banyak warga Makassar dan Padang yang DM (direct message) di Instagram. Maka kehadiran kita di sini, sebagai bentuk rasa hormat kita pada Dilanisme Makassar," kata dia 

Lebih lanjut, ia mengaku tidak menyangka, jika filmnya kali ini bisa menembus hingga 6 juta lebih penonton. Jumlah ini jauh melampaui dari target awal yakni 3 juta penonton.

"Awalnya nggak kebayang, selama buat film belum pernah tembus 1 juta (penonton), dan ini yang pertama kalinya. Sampai-sampai di sosmed ramai hastag Dilan 7 juta penonton," ujarnya sambil tersenyum.