Kamis, 08 Maret 2018 10:16 WITA

Kisah Tukang Listrik yang Curi dan Jual Video Mesum Pamela Anderson

Editor: Aswad Syam
Kisah Tukang Listrik yang Curi dan Jual Video Mesum Pamela Anderson
Pamela Anderson dan Tommy Lee

RAKYATKU.COM - Karier Pamela Anderson dan Tommy Lee, sukses berkat jasa tukang listrik. Ini kisahnya.

Bukan Kim Kardashian dan Paris Hilton yang menjadi korban rekaman seks dan bocoran foto bugil, tapi video Pamela Anderson dan Tommy Lee yang pertama.

Pasangan yang menikah pada 1995 itu, sebelum bercerai tiga tahun kemudian, adalah pasangan yang tercepat mengambil keputusan ke pelaminan. Mereka hanya 96 jam mengenal satu sama lain sebelum memutuskan ke altar suci. Mereka dikaruniai dua anak, Brancon dan Dylan, sebelum bercerai. 

Meski hubungannya diwarnai pasang surut, pasangan ini selalu mengabadikan momen ranjang mereka dengan rekaman video dan disimpan di folder komputer.

Saat pasangan ini membangun rumah mereka, banyak pekerja yang marah. Salah satunya, seorang tukang listrik.

Rolling Stone melaporkan, pekerja tersebut pada awalnya ingin berhenti dari pekerjaannya di rumah itu. Namun saat kembali mengambil alatnya, Lee diduga mengarahkan sebuah senapan ke arah tukang listrik itu. Hal tersebut membuat tukang listrik marah. Dia pun menghabiskan seluruh musim panas 1995  untuk melakukan perencanaan pencurian besar.

Setelah dengan sungguh-sungguh merencanakannya, pekerja itu menutupi dirinya dengan mantel bulu putih, untuk membuatnya terlihat seperti anjing di kamera CCTV.

Majalah tersebut melaporkan, dia pertama kali memasuki kamar tidur pasangan saat mereka tidur, sebelum menyelinap ke garasi, membawa brankas berisi rekaman ke troli, dan mendorongnya ke vannya, setelah mematikan kamera keamanan di luar.

Setelah bekerja sama dengan seorang pemilik studio, mereka mencoba untuk mendistribusikan rekaman yang mereka temukan di dalam brankas. Mereka menjualnya lewat internet.

Rolling Stone melaporkan: "Web, dengan transaksi yang anonim, tampak seperti pasar gelap yang sempurna untuk mendapatkan rekaman itu kepada konsumen."

Pengguna internet bisa mengikuti petunjuk di mana harus mengirim uang, untuk mendapatkan salinannya. Dan rekaman itu pun menyebar luas.

Ini pertama kali disebutkan dalam sebuah artikel berita di tahun 1996, dan ketika Pamela dan Tommy menyadari bahwa brankas mereka telah dicuri sekitar waktu yang bersamaan, mereka dilaporkan mengirimkan detektif swasta untuk mencoba dan melacak orang yang bertanggung jawab.

Akhirnya, menurut Rolling Stone, pasangan tersebut menyadari bahwa sudah telanjur basah. Mereka pun menandatangani hak cipta atas situs porno Club Love yang memuat video ranjang mereka.

DVD kemudian dibuat dan menghasilkan sekitar USD77 juta dalam waktu kurang dari 12 bulan, dan itu belum termasuk penjualan ilegal. Video porno itu kemudian mengangkat karier Pamela dan dipanggil untuk membintangi beberapa film biru.

Howard Stern mengatakan pada akhir 1997, "Ini adalah rekaman terbesar yang pernah saya lihat dalam hidup saya."

Itu bisa dibilang merupakan contoh pertama seseorang yang mencuri barang orang terkenal dan menyebarkannya secara online, yang memicu kegemaran yang biasa-biasa saja.

Sementara dia mencoba membuat film pornonya sendiri, dan menurut situs tersebut, dia membintangi 75 video.

Tapi mungkin yang paling mengejutkan, dia kabarnya tidak mendapatkan sepeser pun, dengan sebagian besar hasil rekaman itu masuk ke Club Love.