Senin, 22 Januari 2018 16:47 WITA

Studi: Orang Kaya Cenderung Memilih Hubungan Jangka Pendek

Editor: Suriawati
Studi: Orang Kaya Cenderung Memilih Hubungan Jangka Pendek
INT

RAKYATKU.COM - Memiliki banyak uang, atau kaya dapat menyebabkan orang lebih memilih hubungan jangka pendek, menurut peneliti Universitas Swansea di Inggris.

Dalam studinya, peneliti mempelajari pilihan 151 relawan pria dan wanita heteroseksual (75 pria dan 76 wanita) dengan meminta mereka untuk melihat gambar dari 50 pasangan potensial. Mereka kemudian ditanya, apakah mereka lebih memilih hubungan jangka panjang atau jangka pendek?

Selanjutnya, mereka diperlihatkan serangkaian gambar barang mewah yang berkaitan dengan kekayaan, termasuk mobil, perhiasan, rumah mewah, dan uang. Para peserta kemudian meninjau ulang foto calon pasangan mereka, dan ditanya kembali mengenai pilihan hubungan mereka.

Hasilnya, setelah melihat gambar kekayaan, peserta pria dan wanita lebih memilih pasangan untuk hubungan jangka pendek.

"Psikolog evolusioner percaya bahwa apakah seseorang lebih menyukai hubungan jangka pendek atau jangka panjang, sebagian tergantung pada keadaan mereka, seperti betapa sulitnya membesarkan anak sebagai orangtua tunggal," kata Andrew G Thomas, dari Universitas Swansea di Inggris.

"Ketika keadaan itu berubah, kami mengharapkan orang mengubah pilihan mereka sesuai dengan itu. Apa yang telah kami lakukan dengan penelitian kami menunjukkan perubahan perilaku ini untuk pertama kalinya dalam setting eksperimental," katanya.

loading...

"Kami pikir ini terjadi karena manusia telah berevolusi untuk membaca lingkungan dan menyesuaikan jenis hubungan yang mereka sukai," kata Thomas.

Peneliti juga menemukan bahwa para peserta juga mengubah pilihan hubungan mereka setelah diperlihatkan tayangan binatang berbahaya, dan video orang yang berinteraksi dengan bayi.

"Ketika para peserta diberikan isyarat bahwa lingkungan mengandung anak kecil, mereka cenderung memilih individu untuk hubungan jangka panjang," kata Thomas.

"Lingkungan berbahaya tampaknya menyebabkan pria dan wanita memilih pasangan jangka panjang," katanya.

Loading...
Loading...