Minggu, 14 Januari 2018 16:10 WITA

Penonton Silariang Menangis di Dalam Bioskop

Editor: Aswad Syam
Penonton Silariang Menangis di Dalam Bioskop
Produser Film Silariang: Cinta yang (Tak) Direstui, Ichwan Persada (berkacamata), saat diwawancarai usai nonton bareng di Mall Panakkukang.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Penayangan film Silariang: Cinta yang (Tak) Direstui, disambut antusias kalangan masyarakat. Hal ini terlihat dari suasana bioskop XXI di Mall Panakkukang, Minggu, (14/1/2018). Film berdurasi 95 menit itu, dipadati penonton.

Tak hanya anak muda, film yang diadaptasi dari cerita Bugis-Makassar ini, ternyata juga diminati kalangan orang-orang tua.

Salah satu penonton Silariang, Nunu, mengaku sangat senang dan bangga melihat film karya hasil kolaborasi sineas-sineas muda dari Makassar dan Jakarta itu. Menurutnya, akting para pemeran film ini cukup terlihat natural, terlebih dengan dialek khas Bugis-Makassar yang terdengar cukup matang.

"Ceritanya sangat menarik. Saya sebagai orang Makassar malah tidak tahu, karena ternyata di sini ada istilah 'Mabbarata' yang telah dianggap mati atau dihapus dari garis keturunan, jika melanggar adat, seperti silariang," tuturnya.

Tak sedikit juga penonton yang meneteskan air mata saat menyaksikan film ini. Seperti yang diungkapkan Jae, salah seorang penonton yang mengaku sangat terharu dengan alur cerita yang dihadirkan.

"Ada satu adegan yang sangat menyentuh, jadi sempat nangis," ungkapnya.

Sementara itu, Ichwan Persada selaku Produser film ini mengaku sangat senang melihat antusias masyarakat. 

"Film ini memang menyasar semua kalangan, khususnya untuk ibu dan anak. Ini juga memberikan edukasi kepada setiap penonton, bahwa sebagai orang tua jangan terlalu memaksakan keinginan, dan anak untuk tidak bertindak egois," pungkasnya.

 

Tags

Berita Terkait