Sabtu, 13 Januari 2018 16:33 WITA

Pekan Depan, Silariang Tayang Perdana di Bioskop

Penulis: Muh. Fadel - Nur Izzati
Editor: Andi Chaerul Fadli
Pekan Depan, Silariang Tayang Perdana di Bioskop
Press Conference pemeran film Silariang : Cinta yang (tak) direstui. (Foto: Fadel)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Film Silariang: Cinta Yang (Tak) Direstui bakal tayang perdana di bioskop pada 18 Januari nanti. Hal itu diungkapkan Produser Silariang, Ichwan Persada di Garage Mal Ratu Indah (MaRI), Sabtu (13/1/2018).

Karya sineas lokal ini menggambarkan isu dalam kisah percintaan di kalangan masyarakat Bugis-Makassar. Tema ini bukanlah yang pertama, sastrawan Rahman Arge pernah menggarap cerita pendek tentang Silariang pada 1970-an.

"Dan film Silariang: Cinta Yang Tak di Direstui ini dikemas menjadi menarik dan segar dari kisah-kisah tentang Silariang sebelumnya. Karena mengambil perspektif dari pelakunya," kata Ichwan.

Penulis skenario, Oka Aurora mengatakan, film ini sangat banyak mengangkat gambaran tentang konsekuensi-konsekuensi yang akan dialami jika melanggar hal yang bertentangan dengan adat.

Pekan Depan, Silariang Tayang Perdana di Bioskop

"Kisahnya sangat tidak biasa. Banyak hikmah yang bisa diambil, sebagai penulis tentu saya harus bersikap netral, untuk menulis cerita dari segi pandang ibu dan anak," jelas dia.

Para pemeran dalam film itu juga mendapat tantangan baru. Bahkan butuh waktu sekitar tiga bulan bagi para pemain untuk mendalami peran mereka dan dialek Makassar.

"Awalnya luar biasa sulit karena belum terbiasa. Tapi beberapa waktu tinggal di sana (Rammang-rammang), akhirnya jadi terbiasa. Bahkan, setelah syuting selesai pun masih terbawa logat Makassarnya," ujar Andania Suri yang memerankan Zulaikha.

Berbeda dengan Andania, Bisma Kharisma yang memerankan Yusuf mengaku tidak terlalu sulit selama proses pendalaman karakter.

Pekan Depan, Silariang Tayang Perdana di Bioskop

"Cukup dua minggu untuk observasi di Makassar dan proses reading di Jakarta. Justru, kondisi di lapangan saat syuting yang berat, karena kondisi cuaca di Rammang-rammang yang sebentar hujan, sebentar panas," ungkap Bisma.

Seperti yang diketahui, Film ini merupakan produksi perdana dari rumah produksi asal Makassar, Inipasti Communika bekerjasama dengan Indonesia Sinema persada.

Selain itu, pihak Inipasti Communika juga melibatkan sineas-sineas muda Indonesia hasil kolaborasi Makassar dan Jakarta. Sebut saja Wisnu Adi sebagai sutradara, Kunun Nugroho sebagai co Sutradara, penulis skenario Oka Aurora, Luna Vidya sebagai pengarah peran dan masih banyak lagi.