Sabtu, 13 Januari 2018 15:36 WITA

Sembuh, Ruben Onsu Ungkap Alasan Jalani Perawatan di RS

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Sembuh, Ruben Onsu Ungkap Alasan Jalani Perawatan di RS

RAKYATKU.COM - Ruben Onsu terbaring lemah di rumah sakit. Saat ditemui usai keluar rumah sakit, Ruben nampak kurus. Namun, ayah 1 anak itu tetap tersenyum ramah menyapa awak media dan menjelaskan kronologis sakitnya.

"Badan mulai tidak enak dari di Jepang. Anginnya dahsyat luar biasa, dingin. Orang kampung ke Jepang ya begitu, tidak cocok sama udaranya," ujar Ruben di RS Bunda, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1/2018).

Selain cuaca ekstrem, suami Sarwendah itu mengaku tidak cocok dengan makanan di Jepang. Ruben pun jadi cenderung malas dan telat makan.

"Nasi Jepang kan kayak agar-agar, sambel terasi yang gue bawa tidak cocok, cocoknya bubuk cabe. Jadi makannya ntaran deh. Pola makan tidak bagus, udara tidak bagus, akhirnya jadi sakit, tapi 1 hari doang pas di Kyoto," tambah Ruben.

Begitu pulang ke Indonesia, tanpa istirahat, Ruben langsung sibuk mengisi acara. Puncaknya pada hari Selasa kemarin, usai mengisi acara live di sebuah stasiun televisi, Ruben merasakan napasnya sesak dan langsung bergegas ke rumah sakit.

"Ambruk di hari kedua, selesai live siang, badan tidak enak, selera makan tidak bagus, akhirnya tidak lari ke Kuningan, langsung ke rumah sakit," jelasnya dilansir Dream.

Rupanya setelah diperiksa oleh dokter, Ruben kekurangan protein. Asupan protein yang dikonsumsinya tak sebanding dengan aktivitasnya yang sangat padat.

"Semua kita cek, cek darah segala macam, biar ketahuan penyakitnya. Yang bikin saya syok itu, saya kurang protein. Tenaga yang saya keluarkan, tidak sama dengan yang masuk. Saya makan sudah bener tapi tidak tepat waktu," tegasnya.

Imbasnya, Ruben harus rutin makan 9 butir telur putih dan susu putih. Meskipun tidak menyukai susu putih, Ruben berjanji akan mengikuti saran dokter dan mengonsumsi semua makanan itu.

" Ternyata saya ada asma. Baru ketahuan. Sebenarnya keturunan sih, mama saya juga asma. Jadi ya sudah selama terbaring di rumah sakit, saya belajar napas. Ternyata ada teknik pernapasan yang benar," katanya.