Selasa, 09 Januari 2018 07:01 WITA

Pengakuan Nita Thalia Jadi Istri Kedua Selama 17 Tahun

Editor: Adil Patawai Anar
Pengakuan Nita Thalia Jadi Istri Kedua Selama 17 Tahun
Nita Thalia.

RAKYATKU.COM - Pada 27 Agustus 2000 silam, Nita Thalia pun resmi menikah pria yang menjadi produser sekaligus manajernya, Nurdin Ruditia. Namun meski statusnya adalah istri kedua, Nita sendiri mengaku tetap menikmatinya mengingat pernikahannya dengan Nurdin Ruditia diketahui oleh banyak pihak dan tetap diakui.

"Karena saya bukan istri simpanan, saya nggak nikah siri, dan semua itu diketahui oleh istri pertama, keluarga, semuanya, jadi ya saya enjoy aja. Yang pasti saya sama istri tua dan anak-anak istri akur dan rukun semua jadi menjalani hidup pun tenang. Saya nggak jadi istri simpanan dan istri tua nggak tahu terus saya kurang setuju kalau dibilang pelakor atau perebut suami orang. Kalau pelakor itu kan lo ceraikan istri lo, lo baru nikah sama gua. Si suami meninggalkan istri pertama dan nikah dengan saya itu baru perebut. Cinta tidak harus memiliki, saya hanya sekedar ikut mencintai, menyayangi meski tidak milik saya sepenuhnya," aku Nita, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, seperti dilansir merdeka (8/1).

Selain tetap enjoy, penyanyi dangdut 35 tahun itu sadar dan yakin untuk menjalani pilihan hidupnya sebagai istri kedua. Bukan cuma itu saja, Nita Thalia juga melihat pernikahannya sebagai sebuah pembelajaran untuk dirinya lebih sabar dan bersyukur dalam menjalani hidup.

"Saya yang pasti sadar bahwa ini sudah jalan hidup saya, saya harus ikhlas dan sabar. Ini merupakan, jadi pelajaran saya (untuk) jadi manusia yang sabar lagi. Alhamdulillah saya selama 17 tahun ini, saya, suami, dan istri tua rukun saja. Kuncinya kan dari diri kita juga," lanjutnya singkat.

Walau begitu Nita sendiri tidak menepis kalau ia pernah merasa berat untuk menjalani awal pernikahannya sebagai istri kedua. Setelah sempat tidak diakui oleh keluarga sang suami hingga berbagai gunjingan dari banyak orang, Nita pun berhasil melewati masa-masa itu dengan menjalani hidupnya sambil bersyukur.

"Itu risiko memutuskan jadi istri kedua. Salah satunya gunjingan dari orang, risiko itu sudah saya telan bulat-bulat. Saya gak peduli orang bilang a, b, c, d. Sempat dulu keluarga suami gak terima saya sebagai istri kedua. Semua itu luluh dengan kebaikan. Alhamdulillah keluarga suami sangat menghormati saya, saya enjoy meski posisi istri kedua, saya bukan simpanan. Saya sah sebagai istri," pungkas Nita.