Selasa, 28 November 2017 10:05 WITA

Kisah Hidup Nike Ardilla akan Diangkat ke Layar Lebar

Editor: Almaliki
Kisah Hidup Nike Ardilla akan Diangkat ke Layar Lebar

RAKYATKU.COM - Kisah hidup Raden Rara Nike Ratnadila Kusnadi atau Nike Ardilla, segera diangkat ke layar lebar. Suara maestro penyanyi rock tahun 1990-an itu, membuat rumah produksi Insula Film, dapat inspirasi.

Judul film tersebut adalah 'Nike Ardila: Bintang Kehidupan'. "Garis besar dalam filmnya ini, kami mau bikin biografi. Lebih mengangkat sosok jiwa sosial almarhum (Nike Ardila) dan kebaikannya. Pastinya kan saya tetap ada bumbu-bumbu yang enggak harus positif terus," kata Ika Merdeka ketika ditemui dalam acara syukuran film 'Nike Ardila: Bintang Kehidupan', belum lama ini.

"Terus juga kami menceritakan perjuangan dia (Nike) dari panggung ke Panggung sampai ke Puncak karir, hingga dia meninggal," sambungnya.

Senada, Adhe Dharmasatriya yang ditemui di tempat yang sama, mengatakan bahwa pihaknya ingin mengangkat cerita Nike sejak dirinya kecil, hingga meninggal dunia karena kecelakaan mobil.

"Kita dan keluarga mau angkat Nike dari kecil. Terus cerita perjalanan karirnya, sosiknya Nike yang inspiraif, dan tentunya ending cerita Nike berada di puncak karir tapi tidak meninggalkan sepatah kata pun buat keluarga dan fans," ucap Adhe.

"Saya mau kasih pesan, bahwa Nike tuh pamit loh di sini, meninggalkan kebahagiaan. Sosoknya saya mau tahu gimana keluarganya, kehidupannya nike yang down to earth, meskipun fans menilainya artis besar," tambahnya.

Soal sulit tidaknya pembuatan film itu, Adhe mengaku kalau membuat latar kejadian yang nyata pada saat 19 tahun Nike hidup, adalah hal yang sukar.

"Kesulitannya karena tempat-tempat yang kita mau ambil gambar di Jakarta, Bandung, dan Singapore itu, beberapa ada yang tidak ada. Yah itu menjadi tantangan buat saya juga pastinya," ungkap Adhe.

Ika Merdeka lalu menimpali kendala lain. Adalah soal untuk mendapatkan izin membuat film yang mengangkat biografi Nike Ardila.

"Perjuangannya memang berat banget. Kendalanya mendapatkan izin. Karena, beberapa waktu lalu, rumah produksi lain kabarnya sempat ingin membuat film Nike Ardila. Tapi pihak keluarga tidak mengizinkan. Jadi kita mencoba untuk terbuka dalam ceritanya di film ini dengan menggabungkan pendapat dari keluarga," ujar Ika Merdeka.

Kakak Nike, Alan yang berada di tempat yang sama mengaku terharu dan berterima kasih, bahwa kisah perjalanan karir adiknya ingin diangkat ke dalam layar lebar.

"Pastinya, senang banget. Karena beberapa tahun belakangan ini yang mau angkat Nike Ardila untuk difilmkan banyak. Tapi saya lebih percaya ke Insula, karena mereka punya tim yang hebat, dan saya yakin bisa mewujudkan dampak positif bagi semua orang," tutur Alan.

Mengenai kejadian kecelakaan Nike Ardila, Alan mengatakan, sampai dengan 100 hari peringatan meninggalnya Nike, masih mendapatkan respons yang baik dari semua kalangan.

"Saat tanggal 19 Maret 1995, ada hal di situ yang kebetulan saya tidak menyaksikan. Saya mendapatkan kabar dari saudara bahwa Nike kecelakaan. Kami samperin ke rumah sakit, rupanya benar meninggal dan ramai sekali orang-orang," jelasnya.

Sekadar diketahui, Nike meninggal karena kecelakaan mobil, di Jalan RE Martadinata, Bandung, Jawa Barat, 19 Maret 1995 lalu. Nike meninggal di saat usianya masih 19 tahun dan kariernya di dunia tarik suara sedang berada di puncak.

Tags