15 September 2017 16:36 WITA

Wanita Ini Donorkan Ginjal untuk Selena Gomez

Editor: Fathul Khair Akmal
Wanita Ini Donorkan Ginjal untuk Selena Gomez
Francia Raisa (Foto: Instagram)

RAKYATKU.COM - Penyanyi Selena Gomez, mengidap lupus. Dan baru-baru ini, menjalani transplantasi ginjal untuk menunjang kesehatannya. Selena mendapatkan donor ginjal dari sahabatnya sendiri, Francia Raisa.

Lalu siapa Francia Raisa?

Dikutip dari tabloidbintang.com, Francia lahir dan besar di Los Angeles. Dia pernah menyabet gelar Gracie Award tahun 2011 dan LA Femme Film Festival Rising Star tahun 2012 atas perannya dalam serial The Secret Life of the American Teenager. 

Lewat akun Instagram tahun lalu, Francia Raisa mengungkapkan keduanya telah bersahabat sejak 8 tahun silam dan akrab memanggil Selena Gomez dengan sebutan "sis" (saudara perempuan). 

Kamis kemarin, Francia Raisa mengunggah foto yang sama dengan Selena Gomez, yang memperlihatkan keduanya terbaring kala menjalani proses transplantasi. 

Dikutip dari laman Us Weekly, seorang sumber menyebutkan orang terdekat Francia Raisa hanya tahu dirinya mendonorkan ginjal, namun tidak mengetahui siapa yang menerima donor itu. 

"Francia dalam kondisi sehat sekarang, dia dalam kondisi normal. Francia menjalani gaya hidup yang sangat sehat dan tengah sibuk dengan pekerjaan. Pemulihannya berjalan dengan cepat," ungkap sumber tersebut. 

Translpantasi dapat membantu penyembuhan penyakit lupus yang beberapa tahun ini Selena. 

"Lupus cenderung menyerang wanita muda, dan orang muda cenderung lebih baik ketika melakukan transplantasi dibanding pasien berusia lebih tua, jadi ekspektasinya keadaan Selena akan membaik," kata petugas medis dari United Network for Organ Sharing, Dr David Klassen dikutip aura.tabloidbintang.com. 

Karena ternyata penderita lupus memang akan mengalami peradangan ginjal yang disebut nefritis. Di mana penderita nefritis akan mengalami kondisi ginjal yang sulit menyaring racun dan membuangnya dari darah. 

Menurut Lupus Foundation of America, nefritis biasanya dimulai dalam waktu lima tahun sejak dimulainya lupus. Dengan melakukan transplantasi tentunya akan memperbaiki fungsi ginjal dan membuat kondisi penderita lupus akan menjadi lebih baik. 

Selain kelainan ginjal, penderita lupus juga akan mengalami mudah lelah, rambut rontok, masalah paru, bengkak persendian, masalah tiroid, mulut kering dan masalah gastrointestinal.