Minggu, 20 Maret 2016 00:14 WITA

Kampoeng Indie Corner, Wadah Musisi Makassar

Editor: Mulyadi Abdillah
Kampoeng Indie Corner, Wadah Musisi Makassar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gelas-gelas kopi masih beredar di depan pengunjung Djuries Cafe, Jl Saripah, kemarin malam. Kafe di pojokan lorong itu masih riuh. Beberapa pengunjung menyimak dan ikut bernyanyi mengikuti lagu-lagu yang ditampilkan pada Jamming, malam itu.

Jamming yang berlangsung dibesut Kampoeng Indie Corner, komunitas yang didirikan tiga sekawan Ari, Rusdi Bagas, dan Nosel. "Jadi kita bertiga membentuk Kampoeng Indie Corner sebagai tempat musisi untuk menetap sembari bertukar pikiran," ujar Ari yang ditemui.

Kampoeng Indie Corner adalah tempat untuk musisi Makassar berkarya dan dianggap seperti ruang apresiasi terkhusus musisi di kota ini. Semisal dengan memberikan gawaian kecil pada band untuk mengisi panggung even pun salah satunya.

"Anggota boleh menjadikan kampung indie sebagai rumah keduanya. Kami juga berpikir begitu dari awal," kata pria bernama lengkap Muhammad Ghifari ini.

Saat ini, sudah ada beberapa kelompok musik hingga solois bergabung dalam Kampoeng Indie Corner. "Ada band beraliran jazz yang bergabung, juga solois. Mengusung konsep home band-lah," ujarnya saat malam mulai larut.

Di tengah kesibukan pramusaji merapikan meja-meja di kafe itu, Ari bilang, Kampoeng Indie merangkul seluruh genre musik. Tak ada yang dipilah.

Loading...

Anggota-anggota komunitas ini juga bisa menampilkan kelihaiannya bermusik. Untuk itu, jamming digelar saban Minggu.

"Setiap dua bulan sekali, kami berusaha adakan konser. Oh ya, komunitas kami diharapkan terbentuk seperti manajemen label yang terstruktur seperti yang ada di ibukota," jelasnya sambil menyeka keringat di dahinya.

Menjadi manajemen label memang memungkinkan bagi komunitas ini. Selain diisi musisi lokal, juga ada pemilik event organizer (eo), rumah produksi, hingga studio rekaman, di dalamnya. Jalur promosi karya para anggotanya bisa terjamin.

"Kafe-kafe selain Djuries akan kami sasar. Untuk saat ini, Djuries saja yang ingin menerima komunitas kami," kata dia.

Loading...
Loading...