Rabu, 28 September 2016 17:42 WITA

Film Athirah; Cut Mini Akui Kesulitan Belajar Dialek Bugis-Makassar

Penulis: Ibnu Kasir Amahoru
Editor: Vkar Sammana
Film Athirah; Cut Mini Akui Kesulitan Belajar Dialek Bugis-Makassar
Pemeran Film Athirah saat jumpa pers di Kota Makassar, Rabu (28/9/2016).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dalam penggarapan film Athirah selama kurang lebih setengah tahun terakhir, para pemain mengakui mengalami kesulitan dalam memerankan tokoh-tokoh yang ada di film bergenre Drama itu.

Hal tersebut diungkapkan, Cut Mini yang memerankan peran utama dalam film itu sebagai ibu Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Athirah. Menurutnya, dalam proses pembuatan film Athirah ini, ia menemui kesulitan dalam hal logat maupun bahasa Bugis-Makassar.

"Di Makassar sendiri kita Shooting 32 hari. Kesulitannya banyak, karena saya tidak menguasai logat dan bahasa Bugis-Makassar. Mau tidak mau saya harus belajar. Kalau saya punya waktu lebih banyak saya yakin bisa mendalami itu," kata Cut Mimi siang tadi.

Walaupun begitu, sudah sejak lama ia menanti bisa kembali shooting dengan sutradara Riri Riza, seperti di film Laskar Pelangi dulu. Hal itu baru terwujud setelah dirinya ditawarkan untuk casting sebagai Athirah.

"Karena saya ingin reuni sama Riri dan Mira waktu ada tawaran, saya tidak bisa tolak dan berharap sekali itu milik saya. Tapi yang pasti, selama shooting ini saya suka dengan makanan dan kain-kainnya," jelasnya.

Loading...

Sementara itu, Christoffer Newlan yang berperan sebagai Jusuf Kalla saat remaja ini, mengakui sangat dek-dekan saat proses pembuatan film ini. Dikarenakan, tokoh yang diperankan tidak lain adalah Wakil Presiden RI Yusuf Kalla.

"Ini pengalaman baru buat saya. Jujur saja lumayan dek-dekan karena memerankan salah satu tokoh cukup besar (Wakil Presiden Yusuf Kalla)," ungkap Christoffer Newlan.

Selain itu, Jaja C Noer yang berperan sebagai Ibu Athirah ini mengatakan, tidak begitu menemui kesulitan dalam proses pembuatan Film Athirah. Sebab, ia percaya sebodoh-bodohnya pemain, tergantung dari sutradaranya.

"Kalau sutradara bagus, pasti pemainnya juga bagus. Yang bikin sulit dalam film itu nyanyi, hampir satu minggu saya latihan hingga hafal, untungnya dibantu sama teman-teman yang ada di sini. Betapa sulitnya, tapi ya asik," ungkap Jaja C Noer
 

Loading...
Loading...