Rabu, 28 September 2016 13:48 WITA

Besok, Kisah Athirah Diputar Serentak di 95 Bioskop Indonesia

Penulis: Ibnu Kasir Amahoru
Editor: Almaliki
Besok, Kisah Athirah Diputar Serentak di 95 Bioskop Indonesia

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Film Athirah garapan sutradara Riri Riza akan tayang di 95 bioskop di seluruh Indonesia pada 29 September 2016 besok. Film yang bergenre drama ini digarap hampir setengah tahun di empat kota di Sulawesi Selatan.

Hal tersebut disampaikan, Produser film Athira, Mira Lesmana saat menggelar Media Gathering yang menghadirkan sebagai pemain yakni Cut Mini (Athirah) Christoffer Newlan (Yusuf kecil), Rini Nuraini (Kaka Yusuf), Nino Prabowo (Yusuf Dewasa), Jaja C Noer (Ibu Athirah), Indah Permatasari (Mufidah remaja), dan Tika Bravani (Mufidah Dewasa), di RM Tempo Doeloe Jl. Bonerate, Rabu (28/9/2016)

Mira Lesmana mengatakan, dalam proses pembuatan film Athirah ini, pihaknya mengakui sedikit kesulitan dikarenakan harus mengubah Kota Makassar kembali ke tahun 50 dan 60-an. Walau begitu, dengan melibatkan kru dan pemain dari Makassar, semuanya dirasa mudah.

"Bagaimana kami menciptakan Makassar di masa itu (tahun 50-60) sehingga kami harus butuhkan kerja keras, bagaimana bisa menghadirkan artistik di tahun tersebut. Dalam pembuatannya, sempat dihentikan karena saat itu kami sementara shoting film ADDC2. Setelah itu, kita lanjut dan ya sebentar lagi bisa ditonton. Besok secara serentak akan diputar di 95 bioskop di Indonesia," kata Mira Lesmana.

Sementara itu, menurut Riri Riza, dalam proses penggarapan film Athirah ini dibutuhkan waktu kurang lebih setengah tahun, yang dimulai sejak bulan April 2015 lalu. Dalam pembuatannya, melibatkan beberapa kru dan pemain dari Jakarta dan Makassar. "Suara kebanggaan kita semua, dalam satu setengah tahun kita membuat film Athirah di beberapa kota seperti Makassar, Sengkang, Parepare dan Maros. Film ini kerjasama antara teman-teman dari Makassar dan Jakarta," turu Riri.

Loading...

Pria kelahiran Makassar ini mengungkapkan, sudah sejak lama dirinya berkeinginan lebih banyak menggagkat budaya Indonesia (Makassar) ke layar lebar. Kesempatan inipun datang dari novel Alberthiene Endah yang ditulis pada tahun 2012 lalu.

"Saya ingin sekali melihat lebih banyak potret budaya Makassar lewat layar lebar. Karena kebetulan orangtua saya asli Makassar dan Enrekang. Film ini diangkat dari novel Alberthiene Endah yang diadaptasi dari ibu Yusuf Kalla. Kemudian Miles mendapat kesempatan lewat novel ini dengan alasan, karena saya ingin mencari sebuah cerita yang tepat," jelas Riri Riza.

Menurut Riri, cerita keluarga adalah cerita yang bisa menggambarkan kehidupan yang sebenarnya. Salah satunya, untuk melihat dan mengabarkan seseorang saat dewasa, tergantung pendidikan paling dasar yang didapatkan dalam lingkungan keluarga. "Kalau kita lihat bagaimana seseorang di masa dewasa, bisa kita membayangkan bagaimana dia hidup dan mendapatkan pendidikan di lingkungan keluarga," pungkasnya.

Besok, Kisah Athirah Diputar Serentak di 95 Bioskop Indonesia

Loading...
Loading...