Jumat, 22 November 2019 08:39 WITA

Satu Dekade Rock In Celebes, Sang Pengagas: Musik adalah Perayaan

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Satu Dekade Rock In Celebes, Sang Pengagas: Musik adalah Perayaan

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Salah Satu perhelatan musik terbesar di Indonesia Timur, yang bertajuk Rock In Celebes kini telah dilaksanakan selama 10 Tahun. 

Pada perayaan satu Dekade ini, penyelennggara Rock In Celebes akan menampilkan kurang lebih 50 Musisi.

Sang Pengagas Rock In Celebes, Hardiansyah bercerita bagaimana Ia bersama tim mempertahankan dan menjaga kepercayaan pecinta musik dalam menunggu Konser Akbar tersebut. 

"Tak mudah bagi sebuah festival musik untuk terus bertahan. Permasalahannya sangat kompleks jika membicarakan bagaimana sebuah festival musik bisa mati. Salah satunya adalah semangat, suatu hal yang sangat penting untuk terus dijaga. Atas dasar itu, Rock In Celebes masih ada hingga saat ini, " ujar Hardiansyah yang juga Owner Chambers Entertaint. 

Ia mengatakan, diawali dan sebuah gigs reguler bernama Chambers Show sejak 2004 hingga di 2010 berkembang menjadi sebuah medium festival bemama Rock ln Celebes. 

Berawal dari kerinduan dan keinginan untuk memiliki festival musik lokal yang bisa dinikmati dan dipahami jenis musiknya pada saat di keramaian adalah sesuatu yang menurutnya perpaduan orgasmik. 

"Festival ini sudah kami mimpikan sejak lama. Pemahaman kami, yang namanya festival itu esensinya jauh lebih penting ketimbang siapa yang bermain. Festival adalah sebuah seri dimana program dimainkan secara simultan," tuturnya. 

Loading...

Menurutnya, tantangan paling besar adalah bagaimana mendapatkan kepercayaan dari orang banyak dan membuat konsistensi festival ini terjaga.

"Kita tidak bisa mengelak untuk menyepakati apa yang kita katakan. Konsistensi adalah kunci dan untuk niat itu kita semua harus bersyukur. Musik adalah perayaan, dan festival adalah rumah ibadah tempat perayaan ini dilangsungkan. Rock ln Celebes punya kesempatan berdiri sama tinggi dengan festivai-festival yang berada di kota besar dan pusat industri musik," ujar Hardinansyah. 

Lebih lanjut Ia mengatakan, setiap tahunnya Rock In Celebes terus berevolusi agar dapat dinikmati semua orang, dan festival ini tidak hanya mementaskan musik dengan genre Rock tapi hampir semua genre ada di dalam perhelatan yang akan dilaksanakan pada 23-24 November 2019 itu. Di sebuah ambalat seluas 5 hektar, di bagian utara kawasan Trans Studio Mall Makassar. 

Lebih dari 50 nama musisi dan seniman visual telah dikonfirmasi, adalah: Padi Reborn, NTRL, E.H.G, Seringai, Efek Rumah Kaca, Rocket Rockers, Kelompok Penerbang Roket, Deadsquad, Feast, Kunto Aji, The Adams, Fiersa Besari, Reality Club, Tashoora, Manjakani, Hondo, Feel Koplo, Jogja Noise Bombing, Kapal Udara, TOD, Frontxside, Makassar Rocksteady, Speed Instinct, Natinson, Eisen, Hondo, Gyant Hidayah & The Big Jump.

Selain itu juga ada Fandy WD, Wild Horse, Senograft, Discern Middle, Kaze, Cornerkick, Deruh, Wonderkids, Sun, Softxx, Hestraight, Latter Smil, Art2Tonic, Orkes Fian Rynaldi Featuring Inggrid Beatrix, Jasmine Risach, & Fisca, Fictive Order, Uvisual (Visual Artis), Syahrasi (Visual Artist), Benang Baja (Visual Artist), Verisaerisa (Visual Artist), Misbo (Visual Artist), Halilikhsan (Visual Artist), Daridill (Visual Artis).

Untuk tiket festival utama tersedia beberapa kategori dan harga: Presale: Rp. 100.000, Normal: Rp. 125.000, On The Spot: Rp. 150.000 dan VIP: Rp. 350.000, semua tiket berlaku berlaku 2 hari dan sudah termasuk pajak, dan tersedia secara online di website rockincelebes.com, serta offline tiket box di Chambers Shop, semua Issue Shop, Trans Studio Mall, Madama Radio dan I-Radio Makassar. 

Loading...
Loading...