Sabtu, 21 September 2019 10:46 WITA

Rico Ceper Jadi Korban Pencurian, Rugi hingga 14 Juta

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Rico Ceper Jadi Korban Pencurian, Rugi hingga 14 Juta
Rico Ceper. Ist

RAKYATKU.COM - Muhammad Rinko Safinka atau yang lebih dikenal dengan Rico Ceper menjadi korban pencurian di daerah Bintaro pada Jumat, (20/9/2019) kemarin. 

Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto mengatakan, kejadian tersebut terjadi ketika Rico melaksanakan ibadah Salat Jumat di Masjid Raya Bintaro. 

Setelah selesai slaat, Rico terkejut mendapati kaca mobil belakangnya yang sebelah kiri telah pecah. Tak hanya itu, pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya juga menggondol tas kerja yang ada di dalam mobil. 

Mengetahui hal tersebut petugas keamanan gereja yang terletak tak jauh dari lokasi kejadian dengan segera menghubungi pihak berwajib.

Tas yang raib dibawa pencuri tersebut berisikan buku agenda harian dan sejumlah buku tabungan milik Rico. Meski tak berisi uang tunai atau barang berharga lainnya, total kerugian yang ditanggung oleh Rico mencapai Rp 14 juta.

Rico mengungkapkan bahwa total kerugian yang ditanggungnya merupakan hasil penaksiran nilai barang yang hilang. Ia juga menuturkan, selain kaca yang pecah, tak ditemukan kerusakan lain pada mobil miliknya.

Loading...

"Kebetulan memang tidak ada uang, ini emang nilai harga barang yang hilang aja. Mungkin harga tas dan segala macem. Tapi sebenarnya nggak penting kaya gitu," ujar Rico, dilansir Kapanlagi, Sabtu (21/9/2019).

Kejadian pencurian ini tentu membuat Rico Ceper merasa sangat terkejut. Ia juga sama sekali tak menduga akan menjadi korban kejahatan tersebut. Pasalnya, menurut presenter jenaka ini, ia telah menyimpan tas kerja tersebut di tempat yang aman.

"Dia nggak buka pintu, karena alarm akan bunyi pasti. Tangannya tinggal masuk ke dalam. Tas padahal saya taro bawah di belakang kursi. Saya tidak pernah mancing," tuturnya.

Sebagai bentuk pengamanan, Rico telah memblokir buku tabungan yang hilang bersama tas kerja tersebut.

Loading...
Loading...