Jumat, 16 Agustus 2019 16:31 WITA

Kabur Dari Rumah karena Tolak Dijodohkan, Dinar Candy Sempat Kena Santet

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Kabur Dari Rumah karena Tolak Dijodohkan, Dinar Candy Sempat Kena Santet
Dinar Candy. Ist

RAKYATKU.COM - Dinar Candy ternyata mengalami sakit menahun karena menolak dijodohkan oleh orang tuanya. 

Karena alasan itu pula, sang ayah, Acep Ginayah Sobiri tak paksa Dinar berjodoh dengan ustaz seperti yang diinginkan.

"Udah aja (Zack) ikut sama Dinar (mualaf) kalau mau serius. Masalah gini-gini mah daripada kabur-kaburan. Bapak nangis nanti anak bapak ke mana larinya. Dulu kan sempat mau dijodohin sama Bapak, tapi waktu itu sempet sakit 7 bulanan dia," kata Acep, Jumat (16/8/2019).

Acep pun berinisiatif mencoba berbagai jenis pengobatan demi menyembuhkan sakit Dinar Candy. Sayang, usahanya berbuah nihil karena Dinar tak jua sembuh.

Saat sakit, rambut Dinar Candy rontok, tangannya mengecil, dan perutnya bengkak dan terasa sakit. Upaya medis yang dijalani pun tak berfungsi.

"Bapak habis mobil satu buat berobat, mau dioperasi (Dinar) tapi nggak ada apa-apa (kata dokter)," jelasnya.

Cerita sakit Dinar Candy ternyata berhubungan dengan keputusannya kabur dari rumah karena menolak dijodohkan.

Loading...

"Jadi habis dijodohin aku kan kabur, terus cowok itu kaya ngeguna-guna aku sampai bengkak perutnya terus diobatin ke dokter nggak sembuhl. Bukan 7 bulan, setahunan lah, jadi kaya bengkak perut sakit," timpal Dinar Candy, dilansir Suara.

Beruntung, Acep mendapat petunjuk lewat mimpi. Dalam tafisr mimpi itu, Dinar Candy diminta menceburkan diri ke Pantai Selatan.

"Kita sudah pergi berobat kemana-mana cuma dimandiin di pantai selatan kaya celupin diri ke situ, sembuh," tutur Dinar.

Sebabnya, kini sang ayah tak ingin tragedi tersebut terulang lagi. Mau tak mau Ia pun merelakan putrinya berpacaran dengan bule agar sang anak tidak kabur.

"Iya, bapak mah maunya sama pak ustaz (Dinar menikah). Tapi kan Dinar belum mau dijodohin. Gimana ya, jadi enggak ada selesainya," pungkassnya.

Loading...
Loading...