Selasa, 25 Juni 2019 20:52 WITA

Layanan Kencan ini Mencarikan Pasangan Dengan Mencocokkan DNA

Editor: Suriawati
Layanan Kencan ini Mencarikan Pasangan Dengan Mencocokkan DNA
Nozze

RAKYATKU.COM - Jepang telah mengambil pendekatan yang sangat modern untuk berkencan, yaitu dengan mencocokan DNA.

Layanan perjodohan itu diperkenalkan oleh Nozze pada bulan Januari. Sekarang, ratusan pria dan wanita lajang telah mendaftar, dengan harapan mereka akan menemukan pasangan genetika yang sempurna.

Dalam hal ini, para lajang akan dipertemukan dengan pasangan yang cocok dengan HLA mereka. HLA adalah sebuah kompleks gen dengan lebih dari 16.000 variasi, yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh.

Mereka yang ingin menemukan pasangan melalui Nozze harus memberikan sampel air liur ke perusahaan. Itu kemudian akan dianalisis oleh para ilmuwan untuk mengetahui detail gen HLA mereka.

Perusahaan kemudian akan menemukan pasangan untuk mereka, berdasarkan seberapa mirip gen HLAnya. 

"Kami percaya 50 persen ketertarikan seseorang kepada orang lain adalah karena DNA. Dan 50 persen lainnya adalah lingkungan," kata Satoru Fujimura, manajer hubungan masyarakat Nozze kepada Telegraph.

Loading...

Layanan ini terbuka untuk semua orang dewasa. Mereka yang telah mendaftar berusia dua puluhan hingga enam puluhan tahun. Tetapi Nozze mengatakan bahwa mayoritas pelanggan berusia tiga puluhan dan empat puluhan.

Bulan lalu perusahaan mengadakan pesta pencocokan DNA pertama mereka di lingkungan trendi Ginza di Tokyo, dengan harapan mereka dapat mencocokkan 26 pria dan wanita.

Dari para hadirin, empat pasangan berhasil dipasangkan. Mereka semua memiliki peringkat kompatibilitas DNA lebih dari 80 persen. Bahkan ada satu pasang yang memiliki kecocokan 98 persen.

Biaya layanan kencan ini adalah 30.000 yen (Rp3,9 juta) untuk bergabung, ditambah 50.000 yen (Rp6,5 juta) untuk tes DNA. Jika gagal menemukan pasangan, maka pendaftar akan dikenakan biaya pencocokan bulanan sebesar 15.000 yen (Rp1,9 juga).

Loading...
Loading...