Rabu, 22 Mei 2019 01:30 WITA

Kim Kardashian Pakai Jasa Sewa Rahim Lagi, Seperti Apa Itu?

Editor: Fathul Khair Akmal
Kim Kardashian Pakai Jasa Sewa Rahim Lagi, Seperti Apa Itu?
Kim Kardashian (Photo: Getty Images)

RAKYATKU.COM - Kim Kardashian dan suaminya, Kanye West, kembali dikaruniai anak keempat yang diberi nama Psalm West. Untuk anak keempat ini, Kim sama sekali tidak mengandung dan melahirkan sendiri. Ia menggunakan jasa sewa rahim atau ibu pengganti.

Alasan Kim Kardashian menggunakan metode ini berhubungan dengan kondisi kesehatannya. Saat hamil anak kedua, yakni Saint West, Kim diketahui memiliki 2 kondisi, yaitu Preeklampsia dan Placenta Accreta, sehingga menjadikan kehamilannya berisiko tinggi.

Preeklampsia berpotensi menjadi masalah serius bagi bayi yang belum lahir karena membatasi aliran darah ke plasenta. Salah satu risiko paling serius adalah kemungkinan tinggi kelahiran prematur.

Plasenta Accreta adalah suatu kondisi yang terjadi ketika plasenta menjadi sangat melekat pada dinding rahim. Potensi terburuknya adalah menimbulkan risiko yang mengancam jiwa ibu.

Terlepas dari kondisinya itu, Kim Kardashian dan Kanye West tetap ingin keluarga mereka tumbuh. Untuk mewujudkan hal tersebut, pasangan ini mengeksplorasi pilihan mereka dan memutuskan untuk memiliki bayi ketiga menggunakan surrogate atau sewa rahim.

Loading...

Metode ini juga dilakukan Kim kepada anak ketiganya, Chicago, yang lahir pada 5 Januari 2018 lalu, dikutip dari himedik.com. Prosesnya membutuhkan waktu yang cukup lama dengan segala prosedur pemeriksaan yang harus dijalani Kim Kardashian maupun Kanye West.

Telur Kim Kardashian dibuahi di luar rahim menggunakan sperma Kanye, membuat bayi secara biologis milik mereka. Telur yang telah dibuahi kemudian ditanamkan ke dalam alat pembawa gestasional yang disewa untuk membawa bayi sampai cukup bulan.

'Pembawa gestasional' merupakan wanita yang membawa kehamilan dan melahirkan seorang anak untuk wanita atau pasangan lain. Sebelum ditanamkan, embrio sudah lebih dulu dibuat melalui proses fertilisasi in vitro atau bayi tabung. Jadi, pembawa kehamilan atau ibu pengganti tidak memiliki hubungan biologis dengan embrio yang dibawanya.

Loading...
Loading...