Selasa, 25 Desember 2018 16:53 WITA

Cerita Ifan "Seventeen" Merasakan Sakratulmaut Diterjang Tsunami

Editor: Nur Hidayat Said
Cerita Ifan
Ifan "Seventeen". (Foto: Instagram)

RAKYATKU.COM - Ifan jadi satu-satunya yang selamat dari seluruh personel Seventeen saat tsunami menerjang Anyer, Banten, Sabtu malam (22/12/2018). 

Istrinya, Dylan Sahara, juga menjadi korban tewas. Ifan bercerita dirinya juga turut merasakan hantaman air tsunami dari laut Selat Sunda.

"Ketinggian air lima meter jadi saya nggak bisa menggambarkan, conblock di lapangan sampai terkelupas tembok tebel sekitar 0,5 meter jebol jadi cukup membuat tubuh manusia terpontang panting," tutur Ifan seusai memakamkan istrinya di TPU Tamanarum, Ponorogo.

Selamatnya Ifan dari bencana besar, membuatnya yakin ada mukjizat dari Allah swt. Merasa terkatung-katung di laut selama dua jam, Ifan yakin tak bisa selamat.

"Saya merasakan sakaratul maut," kenang dia dikutip Detik.com.

Ifan pun meminta doa dari masyarakat Indonesia untuk para korban tsunami. Bukan hanya ditujukan kepada personil seventeen dan istrinya, tetapi juga ratusan korban lain.

"Saya minta doanya untuk semua korban agar diterima di sisi Allah swt, diampuni dosanya dan ditempatkan di tempat yang mulia," ucapnya.

Loading...