Rabu, 07 November 2018 19:45 WITA

Sempat-sempatnya, Staf Imigrasi Minta Selfie Usai Periksa Maria Ozawa

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Sempat-sempatnya, Staf Imigrasi Minta Selfie Usai Periksa Maria Ozawa
Maria Ozawa. Ist

RAKYATKU.COM - Mantan bintang film panas asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi, mengungkapkan kekecewaannya setelah sempat ditahan pihak Imigrasi Klas I Denpasar, Bali, pada Rabu (6/11/2018) kemarin.

"Saya yakin sebagian besar dari Anda sudah tahu tentang pengalaman mengerikan yang harus saya lalui kemarin sekitar pukul 23:00 pagi di imigrasi Bali, Indonesia," kata Maria Ozawa melalui akun Instagramnya, Rabu (7/11/2018).

Maria Ozawa mengaku kedatangannya ke Bali hanya untuk menghadiri pesta kawannya yang bernama Barbie Nouva. 

Saat pesta berakhir, lanjutnya, terdapat dua orang yang mendatangi dirinya dan mengatakan bahwa mereka petugas dari imigrasi ingin mengecek paspor miliknya.

"Saya tak punya pilihan selain menunjukkan pasporku kepada mereka. Tapi kemudian mereka membawa pergi pasporku tanpa mengatakan sepatah katapun!!! ITU MEMBUAT KAMI PANIK. Akhirnya pesta dibatalkan dan aku langsung pergi ke kantor imigrasi," bebernya.

Menurut Maria Ozawa, itu hanya kebohongan yang dibuat-buat demi membuatnya berada dalam masalah. Kekecewaan Ozawa pun memuncak saat selesai pemeriksaan, para petugas justru meminta foto bersama.

"Setelah berbicara hal yang tak masuk akal selama dua jam di kantor, mereka mencetak beberapa dokumen untuk saya tanda tangani dan memberi paspor saya kembali dan mengatakan berulang kali bertapa terkenalnya saya di Indonesia," ungkapnya.

"Ketika saya berjalan keluar dari kantor mereka memintaku berfoto selfie dengan mereka, seperti apa maksudnya? sebegitunya orang imigrasi mengarang, mengintai, melacak keberadaan saya dan mengambil paspor saya (tahu saya akan datang mendapatkannya) HANYA UNTUK MENGAMBIL SELFIE DENGAN SAYA !?," tambah Miyabi. 

Atas insiden tersebut, Maria Ozawa meminta agar dirinya tidak dilecehkan dengan cara seperti itu. "Saya senang saya terkenal tetapi negara ini perlu diubah, orang-orang ini menghapus orang-orang 'baik' di luar sana. Berhenti melecehkan saya setiap kali saya mengunjungi Indonesia," tukasnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

I’m sure most of you guys know by now about the horrible experience I had to go through yesterday around 11pm-3am at immigration of Bali, Indonesia. I was attending a birthday party of my good friend Barbie Nouva and as the party was ending , two guys suddenly came up to me and said they wr ppl from the immigration and needed to see my passport and as cheesy as it sounded I had no choice but to show it to them and the next second they just ran off w/o saying anything with my passport ...!!! WE ALL PANICKED called up some people..Canceled the party and went straight to the immigration office. ...... LONG STORY SHORT the officers told me that someone from the bday party called up the immigration office and told them I’m trying to do something bad or business or whatever and telling all the lies,rumors anything to get me into trouble . Like WTF !!!! And after talking about NONSENSE for 2hrs in the office , they printed out some papers for me to sign.. gave me back my passport, told me over and over how FAMOUS I am in Indonesia and as I was walking out from the office,they asked me to take a selfie with them... Like what!?Seriously ? So did the immigration people make up stories and snoop around ,gathered Information, track me down take my passport ( knowing I will come get it) JUST TO TAKE A SELFIE WITH ME!? This is so wrong in so many ways .. I’m glad I’m well known but this country needs to change, these people are erasing the “good” people out there. Stop harassing me every time I visit Indonesia .. Clearly I need more privacy . Wake up Indonesia I know you guys are better .

A post shared by Maria.Ozawa (@maria.ozawa) on