Senin, 05 November 2018 09:49 WITA

Kasasi Pretty Asmara Ditolak Mahkamah Agung Lima Hari Sebelum Meninggal

Editor: Abu Asyraf
Kasasi Pretty Asmara Ditolak Mahkamah Agung Lima Hari Sebelum Meninggal
Pretty Asmara semasa hidup.

RAKYATKU.COM - Perjuangan sudah benar-benar berakhir, Pretty Asmara. Lima hari pasca putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak permohonan kasasinya.

Pretty meninggal dunia pada Minggu pagi (4/11/2018) setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Bunda Aliyah. Dia mengeluhkan gangguan pencernaan sejak dijebloskan ke penjara beberapa bulan lalu.

Permohonan kasasi Pretty Asmara diketok majelis hakim pada 30 Oktober 2018. Perkara nomor 2050 K/PID.SUS/2018 diketuai hakim agung Prof Dr Surya Jaya dengan anggota MD Pasaribu dan Margono serta panitera pengganti Muhammad Eri Justiansyah. Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi Pretty Asmara. 

Kasus ini bermula saat Pretty Asmara ditangkap polisi pada 16 Juli 2017 di salah satu hotel di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Saat ditangkap, Pretty dinyatakan polisi sebagai pengedar Narkoba kurang lebih dua tahun sebelum ditangkap.

Pada 8 Maret 2018, PN Jaksel menjatuhkan hukuman enam tahun penjara ke Pretty. Hukuman Pretty diperbera menjadi delapan tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta tidak lama setelahnya.

Majelis tinggi dipimpin Ketua majelis, Imam Sungudi dengan anggota Elnawisah dan Sri Andini. Majelis menyatakan Pretty telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana permufakatan jahat tanpa hak menjadi perantara dalam jual-beli narkotika Golongan I, bukan tanaman yang beratnya lebih dari 5 gram dan mengedarkan psikotropika dalam bentuk obat golongan IV.

Atas hal itu, Pretty mengajukan kasasi ke MA. Namun, hasilnya jauh dari harapan. "Tolak," demikian amar singkat MA sebagaimana dilansir website MA, Senin (5/11/2018).