Rabu, 31 Oktober 2018 03:30 WITA

Indro Warkop Angkat Bicara Soal Kutipan Rokok yang Viral

Editor: Fathul Khair Akmal
Indro Warkop Angkat Bicara Soal Kutipan Rokok yang Viral

RAKYATKU.COM - Belakangan ini di media sosial sedang viral kutipan dari Indro Warkop yang mengaku menyesal pernah menjadi perokok. Dalam kutipan yang dilengkapi dengan foto komedian legendaris ini, Indro disebut-sebut memiliki penyesalan terbesar dalam hidupnya, yakni pernah menjadi seorang perokok aktif.

Banyak pengguna media sosial yang kemudian mengaitkan hal ini dengan kematian istrinya, Nita Octobijanthi. Apalagi kematian Nita disebabkan oleh kanker paru, penyakit yang memang terkait erat dengan asap rokok.

Indro pun memutuskan untuk angkat bicara mengenai kutipan ini. Meskipun bisa menjadi penyemangat banyak orang agar berhenti merokok, Indro merasa ada yang salah dengan kutipan tersebut. Apalagi dengan adanya anggapan yang menyebutkan bahwa Nita meninggal akibat penyakit kanker paru akibat menjadi perokok pasif.

“Banyak orang berpikir istriku itu perokok pasif dan aku menjadi penyebabnya. Aku harus meluruskannya. Aku sudah tidak lagi merokok sejak 1998. Selain itu, foto dan kutipan itu juga sudah banyak beredar di tahun 2010-2011, jadi kutipan ini bukanlah yang aku ucapkan belakangan ini,” ungkap Indro melalui akun Instagram pribadinya, @indrowarkop_asli.

Indro pun kemudian menyebutkan bahwa istrinya bukanlah perokok pasif.

“Sekali lagi saya tegaskan, istriku bukanlah perokok pasif. Aku juga sudah berhenti merokok sejak 1998. Dulunya istriku adalah perokok sampai dia ketahuan dan akhirnya berhenti merokok dengan sendirinya,” cerita Indro tentang masa lalu istrinya.

Meskipun berusaha untuk meluruskan kutipan tentang dirinya yang dianggap tidak benar, Indro sendiri termasuk dalam orang yang mendukung semangat pakar kesehatan yang menyarankan siapa saja untuk berhenti merokok.

Indro juga beberapa kali tampil di acara sebagai narasumber atau contoh orang-orang yang sukses berhenti merokok. Hanya saja, memang foto dan kutipan yang viral di media sosial ini dianggap kurang tepat sehingga membuatnya merasa tidak nyaman.

“Saya ini dulunya lebih dari sekadar perokok berat, melainkan tester. Lebih berat,” pungkasnya.

Apapun itu, para perokok aktif memang sebaiknya segera menghentikan kebiasaan buruknya karena bisa memberikan kerugian bagi kesehatan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya, termasuk anak dan pasangan yang harus rela menjadi perokok pasif.