Minggu, 14 Oktober 2018 14:09 WITA

Dua Pekan Sebelum Kecelakaan, Saleem Posting Video Gladi Konser di Instagram

Editor: Aswad Syam
Dua Pekan Sebelum Kecelakaan, Saleem Posting Video Gladi Konser di Instagram
Saleem Iklim

RAKYATKU.COM - Dua pekan sebelum kecelakaan lalu lintas, yang akhirnya merenggut nyawa Saleem Iklim, penyanyi rock asal Malaysia itu, sempat menggelar konser.

Sebuah postingan di instagram pribadinya, @aku_saleem, Saleem mengajak para fansnya untuk datang ke House G Tower, Kuala Lumpur, untuk menonton konsernya bertajuk "Saleem".

"Hallo.. Hallo.. As'salammualaikum Semua.. Sekarang Aku Berada Di House G Tower Promosi Saleem Live In KL.. Sesiapa Yang Ingin Membeli Tiket Daripada Tangan Aku Sendiri Boleh Datang Ke Sini Segera.. Sambil Sambil Membeli Tiket Bole Kita Beramas Mesra.. Selfie.. Wefie.. ???? Aku Akan Berada Disini Sehingga Jam 5pm.." tulisnya pada 6 September.

Sehari sebelumnya, pada 5 September, Saleem memposting videonya, sedang latihan untuk konser terakhirnya tersebut.

"Nah Belanja Sikit Practice Session Aku Malam Ni Persiapan Saleem Live In KL .. DM IG @knizamlambung Untuk Dapatkan Tiket.. Tak Pun Esok Ramai Ramai Pergi KL G Tower Jam 12pm Beli Tiket Di Tangan Aku Sendiri.." tulisnya.

Saleem atau nama aslinya Am Saleem Abd Majeed (56), dirawat di Intensive Care Unit (ICU), rumah sakit, setelah kecelakaan sepeda motor pada 20 September 2018 lalu.

Dalam insiden di Kilometer (km) 16, Grand Saga Expressway itu, 12 tulang iga Saleem patah. Salah satunya menusuk paru-paru penyanyi yang top pada era 90-an itu.

Kecelakaan itu terjadi pada pukul 15.20 sore, ketika Saleem mengendarai sepeda motor dari arah Kajang ke arah Cheras, dilaporkan terlibat dalam kecelakaan dengan sebuah mobil dari rute yang sama, di sepanjang tol 11 tol, Kajang.

Selama kejadian itu, pengemudi dilaporkan mencoba berbelok ke kiri untuk memasuki kantor Grand Saga di Batu 11 Toll Plaza, sebelum sisi kiri mobil ditabrak oleh sepeda motor Saleem.

Tadi pagi, sekitar pukul 06.15 waktu Malaysia, Saleem mengembuskan napasnya yang terakhir, setelah dirawat di Pusat Kesehatan Universiti Kebangsaan Malaysia (PPUKM), Kuala Lumpur.

Putri almarhum, Iera Fakhira, kepada Bernama mengatakan, jenazah dibawa ke Surau As-Syakirin di Bukit Mahkota, Cheras, untuk disalatkan sebelum dimakamkan di pemakaman Muslim terdekat setelah salat Zuhur.