Jumat, 05 Oktober 2018 13:30 WITA

Sang Anak Ungkap Kondisi Rudy Wowor Sebelum Meninggal

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Sang Anak Ungkap Kondisi Rudy Wowor Sebelum Meninggal
Rudy Wowor. Ist

RAKYATKU.COM - Aktor Rudolf Canesius Soemolang Wowor alias Rudy Wowor meninggal dunia pada Jumat (5/10/2018) pagi. Jenazah Rudy kabarnya disemayamkan di rumah duka di kawasan Depok, Jawa Barat.

Kabar tersebut pertama kali diketahui lewat unggahan salah satu anak Rudy, Siti Madinah. Siti Madinah, kini tinggal di Prancis. Saat sang ayah meninggal, Siti masih berada di Prancis. 

Menurut Madinah, ayahanda meninggalkan akibat sakit kanker prostat yang telah menyebar ke bagian organ tubuhnya yang lain.

"Almarhum menderita kanker prostat sejak tahun 2010, dan dalam waktu setahun belakangan memang kondisi almarhum memburuk, dikarenakan penyebaran kankernya sudah di taraf advance level. Almarhum berusaha berjuang terus, tetapi Allah berkata lain," kata Madinah.

Madinah yang saat ini tinggal bersama suami dan anaknya di Prancis, terpaksa tidak dapat menghadiri proses pemakanan ayah tercinta. 

Meski berat, salah satu anak Rudy Wowor ini, berusaha ikhlas untuk melepaskan kepergian pemeran guru dansa pada film 'Sweet 20' itu.

"Untuk saat ini belum ada rencana kembali ke Indonesia dalam waktu dekat. Karena anak-anak sekolah dan tidak bisa ditinggal," ungkap Madinah, kepada Kumparan.

Nama Rudy Wowor mulai muncul di dunia hiburan Tanah Air sejak membintangi film 'Impian Perawan' (1976), 'Aladin' (1980), 'Tjoet Nja' Dhien' (1986) dan 'Soerabaia 45' (1990). Rudy juga sempat masuk dalam nominasi Aktor Pendukung Terbaik FFI 1988 melalui film 'Tjoet Nja' Dhien'.

Seiring berjalannya waktu, ia semakin sering muncul di layar kaca hingga layar sebagai pemeran tokoh antagonis. Pria berdarah Belanda-Manado itu sudah kurang lebih membintangi 10 judul film, dan sekitar 9 judul sinetron.