Senin, 17 September 2018 16:55 WITA

Film Baco-Becce, Bermula dari Persahabatan yang Berbuah Bisnis

Editor: Mulyadi Abdillah
Film Baco-Becce, Bermula dari Persahabatan yang Berbuah Bisnis
Kru Film Baco-Becce.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tahukah Anda, dari mana munculnya ide pembuatab Baco Becce? Ternyata, film bergenre komedi yang akan tayang 20 September ini, muncul dari ide cemerlang beberapa anak muda.

Film yang kini makin ramai diperbincangkan, ternyata ide para Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Mereka adalah Ketua Umum Hipmi Sulsel Herman Heizer, Kalimantan Timur, Sirajuddin Mahmud, Ketua HIPMI Papua, Dasril, dan Ketua HIPMI Bali, Darma. Plus Rere Art2 Tonic sebagai sang sutradara.

Awalnya, mereka dilaturahmi di sebuah Warung Kopi di Bali. Nah, dari silaturahmi yang dilandasi pertemuan, muncullah ide-ide mereka untuk berkolaborasi. Sebagai pengusaha, mereka pun berpikir  bisnis. 

Dari sejumah potensi yang ada, ide dari Hipmi Sulsel yang dianggap sebagai ide yang paling cemerlang. Herman menawarkan  membuat sebuah Film komedi lokal. Argumen pendiri salah satu lembaga survei ini, karena sangat digandrungi anak-anak muda di Sulawesi Selatan.

Gayung pun bersambut. Proyek pertama  dimulai dari Sulawesi Selatan. Itu juga karena sang sutradara adalah orang Sulawesi Selatan.

"Kita harus bangga, punya ketua umum HIPMI SulSel Herman Heizer, yang memiliki ide cemerlang. Juga, kreatif. Karena,tanpa beliau, mungkin kolaborasi dari lima  ketua umum Hipmi Se Indonesia itu tidak akan terwujud sampai hari ini” ujar Dasril, meyakinkan.

Dasril menambahkan, sebagai pengusaha, harus optimis. "Kalau Rere target penonton tiga ratus ribu, justru saya optimis kali ini di angka empat ribu bahkan lebih. Karena penontonnya bukan hanya dari daerah Sulsel saja, tapi tersebar di daerah  lain; Balik Papan, Kalimantan, Papua, dan ada beberapa Kabupaten-kabupaten di daerah lain juga. Itu mempersiapkan acara ini dengan baik," tegasnya.

“Kita libatkan talenta-talenta anak daerah. Apalagi, anak daerah Makassar, ini kan berdasarkan dari pengalamannya Pak Rere sebagai Sutradara Silariang, kemudian Bombe, itu berhasil “ujar Sirajuddin, menambahkan.

Baco-Becce memang menjadi film komedi pertama bagi sang sutradara, Rere. Namun, film ini, menjadi perbincangan di banyak kalangan. Mau nonton? Saksikan 20 September, mendatang.