Minggu, 09 September 2018 17:40 WITA

Wiro Sableng dan Wasiat dari Bastian Tito

Penulis: Yuniastika Datu - Arfa Ramlan
Editor: Eka Nugraha
Wiro Sableng dan Wasiat dari Bastian Tito
Pemeran Film Wiro Sableng, Voni G. Arfah/RAKYATKU.COM

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -- Pemeran Film Wiro Sableng menemui dan menyapa para penggemarnya di Makassar, Minggu, (09/09/2018). Semua pemeran film ini hadir, termasuk salah satunya adalah Vino G, yang berperan sebagai Wiro Sableng. 

Kepada sejumlah wartawan dan penggemar film ini, Vino banyak bercerita tentang Wiro Sableng. Dia menceritakan kisah mendiang ayahnya, Bastian Tito. Sekadar diketahui, Bastian Tito adalah penulis novel kisah Wiro Sableng ini. 

Vino memberikan apresiasi atas semua tim yang terlibat dalam film itu. Bagi dia, film itu menggambarkan kehadiran sosok ide dari ayahnya sendiri. “Film ini sangat penting bagi saya karena ini menjadi tribute untuk ayah saya, Bastian Tito," jelas dia.

Bagi dia, memunculkan kembali sosok Wiro Sableng adalah sebuah pengabdian dari anak kepada ayahnya. "Ini sumbangsih yang mungkin tidak seberapa dari seorang anak untuk orang tuanya," jelas dia. 

Film Wiro Sableng mengusung genre action fantasy khas Indonesia. Film ini mencoba mengangkat kembali kedigdayaan pencak silat di tanah air. Film ini juga ingin menampilkan sosok super hero Indonesia. Setara Superman, Captain Amerika atau Batman di Amerika Serikat. 

Pemeran Anggini, Sherina Munaf mengatakan, film ini dapat di Nonton semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa. "Orang tua dapat mengajak anaknya menyaksikan langsung bahwa Indonesia juga punya super hero," ungkapnya. 

Selain    itu, film WIRO SABLENG juga menyajikan sederet elemen drama dan komedi yang    turut mengisi 123 menit durasi film ini. Film ini berkisah di Nusantara    pada abad ke-16. Wiro Sableng, seorang pemuda dan murid dari pendekar misterius bernama Sinto Gendeng, mendapat titah dari gurunya untuk meringkus Mahesa Birawa, mantan murid Sinto yang berkhianat. Dalam perjalanannya    mencari    Mahesa    Birawa,    Wiro terlibat dalam sebuah petualangan seru bersama dua sahabat barunya, Anggini dan Bujang Gila Tapak Sakti.