Senin, 06 Agustus 2018 01:00 WITA

Farhat Abbas Minta Luna Maya dan Cut Tari Jadi Tersangka Video Porno

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Farhat Abbas Minta Luna Maya dan Cut Tari Jadi Tersangka Video Porno

RAKYATKU.COM - Kasus video porno yang menyeret nama Ariel Noah, Cut Tari dan Luna Maya yang terjadi satu dekade lalu kembali heboh.

Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegak Hukum Indonesia (LP3HI) mengajukan praperadilan untuk menghentikan penyelidikan terhadap Luna Maya dan Cut Tari serta membersihkan kedua nama artis tersebut dari status tersangka.

Rupanya hal ini menarik hati pengacara Farhat Abbas untuk mengutarakan pendapatnya. Mewakili Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Hajar Indonesia, Farhat Abbas mengutarakan ketidaksetujuannya atas upaya yang dilakukan LP3HI yang mengupayakan agar pengadilan memerintahkan Polri untuk mengekuarkan Surat Perintah Pengehtian Penyidikan (SP3).

"LSM Hajar Indonesia keberatan atas upaya sebuah LSM yang mempraperadilankan Polri dan Kejaksaan agar pengadilan memerintahkan Polri untuk mengeluarkan SP3 penghentian kasus video porno Luna Maya dan Cut Tari dengan alasan tidak cukup bukti," ujar Farhat Abbas.

Farhat Abbas selaku Ketua Umum LSM Hajar memohon agar kasus tersebut tetap dilanjutkan hingga ada keputusan pengadilan terhadap Cut Tari dan Luna Maya.

"Sikap LSM Hajar adalah meminta hakim Florens untuk menolak praperadilan tersebut dan agar Polri melanjutkan perkara tersebut sampai ada vonis pengadilan seperti Ariel Noah yang nyata-nyata jelas sudah dihukum penjara," lanjutnya.

"Apabila hakim mengabulkan praperadilan tersebut berarti membiarkan dan menumbuhkan praktek asusila pornografi dalam dunia keartisan dan masyarakat Indonesia," pungkas pengacara 42 tahun ini.

Seperti diketahui belum lama ini Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Meski tak mengenal kedua artis tersebut, lembaga ini punya alasan kenapa kembali mengangkat kasus video porno Luna Maya, Cut Tari dan Ariel.

"LP3HI secara personal tidak mengenal dan tidak ada hubungan dengan Luna Maya dan Cut Tari, namun demi kepastian hukum maka dg sukarela dan tanpa dibayar oleh siapapun mengajukan gugatan Praperadilan ini demi penegakan hukum dan keadilan," jelas Wakil Ketua LP3HI, Kurniawan Adi Nugroho, dilansir laman Okezone.

Gugatan praperadilan ini sudah disidangkan. Pada 7 Agustus 2018 mendatang, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan membacakan putusan.