Jumat, 03 Agustus 2018 13:32 WITA

Kasus Video Porno Ariel NOAH dan Cut Tari-Luna Maya Dipraperadilankan

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Kasus Video Porno Ariel NOAH dan Cut Tari-Luna Maya Dipraperadilankan

RAKYATKU.COM - Masih ingat kasus video porno Ariel 'Noah' dengan Cut Tari dan Luna Maya pada 2010? Kasus ini memang telah berlalu lama, bahkan Ariel atau Nazril Irham sudah divonis penjara 3,5 tahun.

Rupanya kasus video porno itu masih menyisakan cerita. Status Cut Tari dan Luna Maya, yang masih tersangka di kepolisian, menggantung. Karena itu, status tersangka kedua lawan peran Ariel itu pun dibawa ke praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Gugatan praperadilan itu diajukan oleh Lembaga Pengawas dan Pengawal Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI). Mereka meminta Polri mengeluarkan surat pemberitahuan penghentian penyidikan (SP3) di kasus Luna Maya-Cut Tari, yang sudah mengendap bertahun-tahun di kepolisian.

Wakil Ketua Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI), Kurniawan Adi Nugroho selaku pemohon praperadilan, mengatakan permohonan itu diajukan karena kasus ini sudah terlalu lama. 

"Gugatan praperadilan ini justru meminta Hakim untuk memerintahkan Kapolri menerbitkan SP3 karena LP3HI yakin kasus Luna Maya dan Cut Tari tidak cukup bukti dan Penyidik Kepolisian tidak mampu memenuhi petunjuk Jaksa Penuntut Umum sehingga kasusnya berlarut-larut yang mana sampai saat ini tidak disidangkan di PN," ucap Kurniawan, Jumat (3/8/2018).

Nugroho menambahkan, praperadilan ini telah digelar sidangnya dan sudah memasuki agenda kesimpulan. Nugroho mengatakan, pihak kepolisian telah menjawab praperadilan itu. Pihak kepolisian dalam jawabannya menyatakan tidak pernah menghentikan kasus ini.

"Bahwa dalam jawabannya yang disampaikan kemarin, Kuasa Hukum Kapolri menyatakan tidak pernah menghentikan penyidikan terhadap Luna Maya dan Cut Tari dan berdasarkan yang diajukan Kepolisian bukti T-6 dan bukti T-7 telah melimpahkan berkas perkaranya kepada Kejaksaan Agung sejak tanggal 4 Agustus 2010 namun Kuasa Hukum Kepolisian tidak bisa menjawab apakah perkara tersebut dinyatakan lengkap oleh Jaksa (P21) atau sebaliknya," ucap Nugroho, dilansir laman Detikcom.

Karena penanganan kasus lama, Nugroho mengajukan praperadilan ini supaya 2 lawan peran Ariel ini tidak jadi tersangkat 'seumur hidup'.

"Materi gugatan LP3HI adalah meminta Hakim untuk memerintahkan Kapolri mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) secara resmi karena hukum tidak boleh menggantung nasib orang berupa Luna Maya dan Cut Tari menjadi Tersangka seumur hidupnya," tukasnya.