Selasa, 17 Juli 2018 19:34 WITA

Film Termahal China Ditarik dari Bioskop Karena Sepi Peminat

Editor: Suriawati
Film Termahal China Ditarik dari Bioskop Karena Sepi Peminat
YouTube

RAKYATKU.COM - Asura, film termahal di China telah ditarik dari bioskop, setelah menghadapi pembukaan yang suram.

Film fantasi ini dilaporkan menelan biaya produksi sebesar 750 juta yuan (sekitar Rp1,6 triliun). Namun, menurut media Cina, film tersebut hanya menghasilkan kurang dari 50 juta yuan (Rp107,5 miliar) pada pembukaannya.

Biaya yang besar untuk memproduksi Asura dikarenakan efek khusus yang rumit, dibintangi aktor dan aktris ternama dan kru besar. Ini didukung oleh beberapa perusahaan film terbesar China, termasuk Alibaba Pictures, Zhenjian Film Studio dan Grup Film Ningxia.

Selain kurangnya penonton, film ini juga menerima ulasan yang mengerikan pada saat dirilis. Situs rating Douban hanya memberinya skor 1,5 bintang dari 5.

Sekarang, para produsen berencana untuk mengolah kembali film tersebut dan merilisnya lagi di kemudian hari untuk mengurangi kerugian 700 juta Yuan.

Akun Weibo resmi film ini mengumumkan berita penarikan pada hari Minggu, di mana produsen menawarkan permintaan maaf terdalam untuk pemirsa yang tidak mendapatkan kesempatan untuk menonton film itu, serta untuk semua peserta Cina dan internasional yang terlibat dalam produksinya selama enam tahun terakhir.

Perwakilan untuk Zhenjian Film mengatakan kepada Sina News bahwa "Keputusan ini dibuat bukan hanya karena box office yang buruk. Kami berencana untuk membuat beberapa perubahan pada film dan merilisnya lagi."

Asura didasarkan pada mitologi Buddha dan menceritakan kisah dewa-dewa berkepala tiga. Awalnya filim direncanakan sebagai seri pertama.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan sebelum rilis film, Yang Hongtao, ketua Grup Film Ningxia menyatakan keyakinannya pada Asura.

Ia mengatakan, “Ini adalah film yang sangat imajinatif. Kami ingin film ini meningkatkan kepercayaan pada budaya kami sendiri dan melatih lebih banyak bakat domestik.”

Jika Asura gagal menghasilkan lebih banyak uang setelah dirilis ulang nantinya, maka kerugiannya akan menjadi salah satu yang terburuk dalam sejarah box office.

Sinbad: Legend of the Seven Seas dianggap sebagai film dengan kerugian terbesar sepanjang masa setelah rugi $125 juta.

Tags