Sabtu, 23 Juni 2018 09:04 WITA

Komunitas Kemahasiswaan Se Sulsel Rehabilitasi Mangrove di Pinrang 

Penulis: Azwar Basir
Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Komunitas Kemahasiswaan Se Sulsel Rehabilitasi Mangrove di Pinrang 
Ilustrasi. Int.

RAKYATKU.COM, PINRANG - Sebanyak 80 orang volunteer yang tergabung dalam 14 komunitas kemahasiswaan dan kepemudaan Sulsel, melakukan rehabilitasi mangrove di Desa Tasiwalie, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Jumat (22/6/2018).

Rehabilitasi mangrove tersebut dilakukan di sepanjang bibir pantai yang masuk dalam wilayah dampingan mereka. Tercatat, 10 ribu pohon bibit mangrove ditanam secara bertahap di lokasi tersebut. 

Asrul, Fasilitator Lokasi Rehabilitasi Mangrove mengatakan, kegiatan rehabitasi mangrove ini dilakukan untuk mengembalikan mutu air. 

Selain itu, penanaman bibit mangrove juga bertujuan untuk menangkal proses abrasi yang secara terus-menerus mengikis daratan. 

"Bibit mangrove ini diambil di daerah pembibitan di PPLH Puntondo, Takalar, yang merupakan mitra kerja kami juga," kata Asrul, yang juga aktivis Aquaculture Community Celebes. 

Asrul menyebutkan, aksi rehabilitasi mangrove yang dilakukan oleh para mahasiswa dan pemuda tersebut, menjadi momen untuk mengajak masyarakat terlibat dalam melestarikan lingkungan. 

"Selain membuka akses bagi pemuda, kami juga berharap aksi ini menjadi sentrum dalam keterlibatan masyarakat," kata Asrul.

Ia menjelaskan, manfaat lain dari rehabilitasi mangrove yang dilakukan, dapat berdampak pada budidaya perairan. Khususnya terhadap peningkatan produktivitas petani tambak. 

Lebih jauh dijelaskan, pelibatan pemuda dari berbagai komunitas dalam rehabilitasi mangrove merupakan langkah awal untuk memasifkan gerakan mangrove di Sulsel secara khusus.