Rabu, 30 Mei 2018 06:00 WITA

Ternyata Aroma Tubuh Pasangan Bisa kurangi Stres

Editor: Fathul Khair Akmal
Ternyata Aroma Tubuh Pasangan Bisa kurangi Stres
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Hampir tidak mungkin bagi sebagian besar dari kita, untuk melewati satu hari tanpa menghadapi beberapa tingkat stres. Bahkan jika Anda bukan korban stres kronis, stres adalah bagian dari kehidupan kita sebanyak emosi atau perasaan lainnya.

Sementara pil bermunculan atau mengambil bentuk obat herbal lain untuk mengatasi stres telah menjadi andalan dalam budaya kita.

Ternyata aroma kemeja pasangan mungkin Anda butuhkan untuk menurunkan tingkat stres?

Sebaliknya, aroma orang asing berakhir dengan menaikkan kadar hormon-stres dalam tubuh.

"Banyak orang memakai baju pasangannya atau tidur di sisi pasangan mereka di tempat tidur ketika pasangan mereka pergi, tetapi mungkin tidak menyadari mengapa mereka terlibat dalam perilaku ini," kata penulis utama studi, Marlise Hofer, seorang mahasiswa pascasarjana di University of British Columbia, seperti dilansir JPNN.com.

"Temuan kami menunjukkan bahwa aroma pasangan itu sendiri, bahkan tanpa kehadiran fisik mereka bisa menjadi alat yang kuat untuk membantu mengurangi stres," tambah Hofer.

Para ilmuwan di Universitas British Columbia di Kanada menemukan bahwa wanita merasa lebih tenang dengan bau baju yang dikenakan pasangannya.

Wanita secara alami memiliki indera penciuman lebih baik yang mengakibatkan adanya peningkatan rasa emosi pada bau. Wanita yang mencium kemeja pasangan merasa stresnya berkurang dan memiliki kadar kortisol lebih rendah.

Di sisi lain, wanita yang mencium aroma orang asing menunjukkan kadar kortisol yang lebih tinggi.

"Sejak usia muda, manusia takut pada orang asing, terutama laki-laki yang aneh. Jadi,  mungkin aroma laki-laki yang aneh memicu respons 'melawan atau lari' yang mengarah pada peningkatan kortisol. Hal ini bisa terjadi tanpa kita sadari sepenuhnya," pungkas Hofer.

Studi yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology ini bisa membantu orang mengatasi stres terutama ketika mereka jauh dari orang yang mereka cintai, bepergian sendiri atau menghadapi tantangan sendiri.